Etika berasal dari kata Ethos yang mempunyai arti yaitu secara sempit berarti :
- Perilaku adat istiadat ( menurut Bourke, 1966 ).
- Aturan atau tindakan susila ( Runnes, 1986 ).
Jadi Etika yaitu filsafat moral yang berkaitan dengan studi tentang tindakan – tindakan baik ataupun buruk manusia didalam mencapai kebahagiaan.
Sedangkan etika Rekayasa sendiri yaitu studi tentang permasalahan dan perilaku moral, karakter, cita – cita orang secara individu atau kelompok yang terlibat dalam perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan teknologi.
Studi tentang Etika ada 3 yaitu :
- Kajian normatif yaitu untuk memperoleh standart moral. Landasanya yaitu sikap, tindakan, kebijakan di dalam kerekayasaan.
- Kajian konseptual yaitu penjernihan konsep – konsep dasar, prinsip – prinsip, problema, dan tipe – tipe argumen. Contoh : isu moral dalam tindakan.
- Kajian dskriptif yaitu fakta yang terkait dengan isu – isu konseptual dan normatif . Contoh : mencari pemecahan permasalahan – permasalahan moral yang timbul akibat praktek yang berkaitan dengan kerekayasaan.
Rekayasa menurut Zen adalah penerapan sains untuk kesejahteraan ukan manusia. Sedangkan menurut Martin, rekayasa yaitu penerapan ilmu pengetahuan dalam penggunaan Sumber Daya Alam yang dimanfaatkan bagi uman manusia dan masyarakat.
Kemudian di dalam etika terdapat juga kebebasan dalam berbagai hal atau kaebebasan untuk bertindak sesuai kemauan sendiri tetapi, harus mengikuti peraturan yang telah disepakati atau peraturan yang telah ada dan sesuai dengan norma – norma yang berlaku.
Kebebasan mempunyai arti sempit yaitu bahwa kebebasan yang bebas dari tekanan, larangan, dan pewajiban. Sedangkan kebebasan dalam arti luas yaitu kebebasan melakukan sesuatu atau bertindak sesuia keinginan sendiri. Kebebasan dibagi menjadi dua yaitu :
- kebebasan politik
- Kebebasan indvidu
Kebebasan individu dibagi menjadi tiga yaitu :
- Kebebasan fisik adaalah kebebasan bertindak, dengan pembatasan fisik adalah ditahan, diborgol, dan dipenjara.
- Kebebasan psikis adalah kebebasan memikirkan atau menyakini sesuatu, dangan pembatasan psikis adalah manipulasi, sugesti, obat bius.
- Kebebasan normatif adalah kebebasan dalam berpakian, dengan pembatasan normatif adalah melalui keharusan dengan ancaman.
Sedangkan pembatasan kebebasan yaitu :
- Faktor internal
- Faktor lingkungan
- Kesosialan
Cara pembatasan dengan paksaan, manipulasi psikis, pewajiban dan larangan.
Aktivitas etika dalam rekayasa adalah sebagai sarana untuk membuat keputusan agar bencana teknolagi dapat dihindari sedini mungkin dan untuk meningkatkan otonomi moral, yaitu kemampuan untuk berpikir secara rasional tentang isu-isu moral berlandaskan kaidah-kaidah moral yang berlaku (Martin &
Schinz inger, 1994).